Hisab yang Lama
Berita bahwa harta kekayaan Deddy Corbuzier mencapai satu trilyun ramai dibicarakan media kemarin. Kekayaan tersebut meliputi beberapa properti yang terletak di Sumatera Utara dan Banten. Selain itu tentu uang di rekeningnya yang tak terkira.
Saya mengatakan pada suami, "Saya ga mau saat antrean menghitung hisab di akhirat berada di belakang Deddy Corbuzier, cape nunggunya." Suamiku tertawa.
Saya menambahkan, "Saya juga ga mau di belakang Abu Rizal Bakri atau Raffi Ahmad, ngitung jumlah properti saja lama. Ditambah ngitung kendaraan, perhiasaan, saham..wah cape saya di belakangnya, mana panas."
Apapun yang kita miliki harus dipertanggung jawabkan di akhirat. Dapat dari mana, digunakan untuk apa, apakah dalam mendapatkan dan penggunaan itu untuk kebaikan atau dosa.
Kalau manusia yang hartanya pas-pasan seperti saya, kan penghitungan cepat.
"Mirdayanti.."
"Bangunan tanah dan rumah tinggal, mobilnya beli bekas ya, ada uang di rekening sedikit. Ok, next..."
Saya berharap secepat itu penghitungannya. Kemudian saya masuk antrean menuju surga. Amiin.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan