Kecewa
Kemarin, 6 Juli 2025, kami dari rumah pukul 07.15, plus sarapan di jalan, sampai bandara Minangkabau sekitar 10.15.
Saat saya cek in mandiri, mesinnya menulis, "Loket sudah tutup, langsung ke counter check in saja."
Saya pikir mesinnya error, saya ulang tetap begitu juga.
Masuklah kami ke counter check in, tidak ada tujuan Medan, kami masuk bagian all flight saja.
Tiba-tiba ada suara petugas, "Super Jet ke Medan sudah terbang pukul 10 tadi."
Saya lalu berkomentar, "Saya yang ke Medan pukul 12.00."
"Iya yang itu Bu, sudah terbang."
Saya dengan panik maju ke depan menerobos barisan, bertanya ke petugas, jawabannya sama, dan saya disuruh ke costumer service Super Air Jet, ruangannya dekat counter check in.
Saya berjalan seperti melayang, karena saya tak menerima pemberitahuan dari email, tak ada pesan di WA. Tidak mungkin saya lalai, HP saya nyala 24 jam. Bahkan seharian kemarin saya bolak balik cek email, tidak ada apa-apa. Hanya Traveloka tempat saya membeli tiket yang mengingatkan, jangan lupa penerbangan Anda tanggal 6 Juli pukul 12.00.
Ruang CS itu sempit, petugasnya dua, dengan dua komputer dan dua printer. Kami semuanya ada enam orang yang bernasib sama. Tak ada pemberitahuan apa-apa! Saya yakin kami berenam sebaris tempat duduk, yang disingkirkan karena mereka menjual tiket melebihi kapasitas!
Semua orang di ruangan itu punya cerita sendiri, ada yang akan melihat ibunya yang sakit, ada utusan kantor untuk rapat, ada yang akan menghadiri pertemuan bisnis. Hanya kami yang tidak memiliki alasan penting karena memang kami hanya berlibur, tapi tetap sakit rasanya. Dari semua orang juga hanya kami yang tiket akhirnya ke Aceh, sementara yang lain hanya ke Medan.
Tidak ada penerbangan untuk kami besok, apalagi hari ini. Yang ada hari Selasa 8 Juli. Rutenya Padang -Jakarta -Banda Aceh.
Malam ini voucher hotel yang kami pesan dekat Kuala Namu juga hangus.
Untuk tiket balik saya menolak pulang tanggal 10 Juli seperti semula. Saya ingin diundur jadi tanggal 11 Juli. Karena rencana awal memang kami tiga malam di Aceh.
Itupun alot sekali. Akhirnya mereka berjanji akan menghubungi nanti. Akan diusahakan.
Masih dua hari lagi, suami saya mengajak kami pulang saja dulu ke rumah, 150 km dari bandara.
Sebelum pergi saya bertanya, "Saya kehilangan satu malam hotel di Medan, satu malam di Banda Aceh, kehilangan sekian waktu. Kesalahan terletak pada Super Air Jet yang tak memberi info. Apa kompensasi yang bisa saya dapat?"
Customer service itu menjawab,
"Maaf Bu, kami tak bisa memberi apa-apa. "
Sungguh terlalu.
Di jalan menuju rumah, sekitar pukul 15.00, CSnya menelepon saya.
"Bu, tiket pulang Ibu bisa diundur ke 11 Juli, dari Banda Aceh lewat Kuala Lumpur, tapi untuk ke Padangnya penuh Bu."
"Jadi, saya hanya diantar sampai KL? Trus ke Padangnya bagaimana? Ga perlu harus lewat KL, pokoknya usahakan saya sampai Padang tanggal 11."
Hati saya mendidih rasanya saking jengkelnya.
Saya tidak bisa berjanji tidak akan pernah naik Super Air Jet lagi, rute manapun mereka ada. Tapi kali ini mereka sungguh tidak berperi kemanusiaan!
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan