Mirdayanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Bawa Saja Dulu

Saya belanja untuk kebutuhan sepekan pada hari Ahad, karena itu bisanya. Seperti umumnya di kampung manapun, di tempat tinggalku juga ada hari pasar. Di tempat tinggalku hari pasarnya hari Senin. Tentu saja tidak bisa, saya pulang sekolah pukul 15.00, sudah lelah. Lagi pula pukul 15.00 itu barang dagangan tidak segar lagi.

Jadi saya belanja ke kampung sebelah, hari pasarnya hari Ahad. Jaraknya dari rumahku 8 km, tidak begitu jauh sebetulnya. Biasanya diantar suami, saya belanja, beliau menunggu di parkiran.

Saat belanja itulah saya sering mengalami hal seperti yang di judul. Bila uang kembalian penjual tidak cukup, mereka dengan enteng berkata, "Bawa saja dulu Bu, kalau sudah ada uang kecilnya baru bayar uang saya."

Lha, saya kan tidak nyaman, itu kan berhutang. Kalau saya nanti lupa bagaimana? Tapi tetap saja begitu yang dijawab penjual.

"Ga apa-apa Bu, beli yang lain saja dulu, nanti baru bayar."

Seringnya saya letakkan saja belanjaan saya di sana, saya katakan.

"Titip dulu Dik, nanti saya ambil."

"Ah Ibu ini kaya sama siapa."

Bahkan pernah saya belanja sudah mau pulang, uang kembalian pedagang tidak cukup. Saya mengatakan bahwa saya sudah selesai, mau pulang. Penjualnya malah menjawab, "Hari Ahad depan masih ke pasar kan Bu, saat itu aja bayarnya."

Eh, kok bisa sepercaya itu sama saya.

"Ga mau Pak, gak jadi saja. Ga ada yang tahu dengan umur. Saya gak mau berutang."

Walaupun dipaksa saya tetap tidak mau. Berat urusannya nanti di akhirat. Walaupun cuma urusan uang 5000 atau 7000.

Padahal mereka pedagang kecil, jualan mereka sayuran, bumbu dapur, ikan, ayam yang untungnya tidak besar. Tapi mengapa mereka bisa sepercaya itu dengan pembeli? Mungkin mereka memang percaya sekali kalau rezeki tidak akan tertukar. Hanya saya sebagai pembeli merasa sungkan dipercaya sebesar itu.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post