Beking Folder
Siang itu aku terkantuk-kantuk di warung, setelah makan siang, ditambah hembusan dari kipas angin. Kemudian seorang anak laki-laki datang berbelanja.
"Bu, ada jual beking folder?"
Aku terdiam, paham maksudnya, tapi heran dengan yang disebutnya.
"Apa tadi?"
"Beking folder Bu."
"Peralatan komputer? Mana ada, ini kan warung kelontong."
Dia menggaruk kepalanya, "Saya disuruh, Ibu mau buat kue."
"Kamu anak siapa?
"Ibu saya Susanti."
"Oh kamu anak Santi. Saya ga jual beking folder, tapi kalau baking powder untuk buat kue ada."
Dia tersenyum malu.
"Iya itu saya rasa Bu."
"Setahu Ibu, folder itu adanya di komputer, di laptop."
Ia makin tersenyum malu.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan