Pisang yang Tidak Jadi Terbuang
Saya suka membeli pisang, karena mengandung Kalium yang bagus untuk jantung. Selain itu, saya mengupayakan untuk puasa Senin-Kamis dan makan sahur yang praktis itu satu atau dua buah pisang.
Pisang di tempat saya tidak mahal, bisa 5000 rupiah sesisir, pekan lalu malah saya dapat tiga sisir 10.000 rupiah, memang agak kecil sih.
Masalahnya, pisang itu selalu tidak habis, karena kami hanya berdua. Pisang yang kematangan itu menjadi lembek dan warna kulitnya kehitaman. Tapi selalu ada solusi, pisang itu disulap jadi cake, jadi dia tidak terbuang.
Cake pisang itu mudah sekali membuatnya. Haluskan pisang sekitar empat buah, kalau ditimbang 300 gram. Kocok dua telur dengan gula menggunakan sendok tanpa perlu mikser, masukkan terigu, baking powder, vanili, garam, lalu campur pisang lumat tadi. Terakhir masukkan minyak goreng. Adonan masukkan ke cetakan, boleh di oven atau bisa juga dikukus.
Terigu bisa ditambah dengan bubuk coklat, bisa ditambah potongan coklat batangan. Terakhir ditaburi coklat chip.
Setelah dipanggang atau dikukus sekitar 15 menit, cake pisang sudah bisa dinikmati
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
