Rumah Sebelah
Sepekan tinggal di rumah kontrakannya, untuk pertama kalinya Vina mendengar seperti piring yang pecah lalu suara bentakan laki-laki dari rumah sebelah. Perumahan tipe 45 itu berjarak dekat antara satu rumah dan rumah lain membuat suara itu terdengar cukup jelas.
Malamnya Vina menceritakan hal itu pada suaminya, lalu suaminya berkata, "Pertengkaran suami istri Vin, ga mungkin kita ikut-ikut, lagian gak kenal juga."
Besok paginya saat akan berangkat kerja, Vina melihat dari rumah sebelah ada motor keluar dari halaman yang berisi pasangan suami istri. Vina juga melihat istrinya memeluk pinggang suaminya dengan erat, mereka juga terlihat tertawa berdua.Vina tersenyum, ternyata setelah pertengkaran menambah kemesraan suami istri.
Semakin lama Vina makin mengenal tetangga sekitar termasuk Reni dan Tomi tetangga sebelah. Sama seperti Vina, mereka juga mengontrak dan juga belum punya anak.
Pertengkaran Reni dan Tomi sudah sangat biasa terdengar. Suara bentakan, suara bantingan pintu, suara gelas pecah di dengar Vina rutin, hampir sama dengan suara tukang bakso atau nasi goreng yang rutin lewat di komplek perumahan mereka.Dan seperti biasa setelah ribut-ribut itu besoknya mereka boncengan dengan mesra.
(Bersambung)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan