Mirdayanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Bea Siswa

Saat meneleponku sore itu, Elsa anakku mengatakan bahwa Veni teman kuliah yang juga teman sekosnya membeli HP baru dari uang bea siswanya.

"Bea siswa untuk HP?"

"Iya, kan uang kuliah dan jajannya sudah cukup dari orang tuanya."

"Terus, ngapain juga temanmu itu minta bea siswa lagi."

"Ya untuk senang-senang. Dulu kan aku sudah minta kirim ke Mama surat keterangan tidak mampu dari kantor lurah, tapi Mama nggak mau urus."

Aku menarik nafas lalu menghembuskan dengan kasar.

"Dengar Sarah, terserahlah Veni atau siapa lagi temanmu mengaku miskin agar dapat bantuan. Tetapi kamu anakku. Mama tidak akan pernah menganggap diri tak mampu. Karena Mudah sekali bagi Tuhan untuk mengabulkannya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post