Cuaca Ekstrim
Sudah sepekan ini di darah saya tinggal, kecamatan Kinali, kabupaten Pasaman Barat hujan melulu. Hujannya aneh, sedang panas cerah lalu seeer...hujan turun deras. Hujannya awet. Kemudian awan tersibak, matahari bersinar, lalu ketika kita berharap ini akan cerah lama eh..hujan turun lagi.
Tadi pagi saya membaca informasi cuaca yang dikeluarkan BMKG Sumbar, hal itu membuat saya jadi paham.
Dalam rilis tersebut, BMKG menjelaskan bahwa pada periode tersebut Sumatera Barat berada di bawah pengaruh penguatan Monsun Asia, yang memicu dominasi angin baratan dan membawa suplai massa udara lembap dari Samudra Hindia.
Ketika massa udara lembap ini bertemu dengan topografi Bukit Barisan, terbentuk proses orographic lifting yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan.
Kombinasi faktor-faktor atmosfer ini meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang, petir, dan cuaca ekstrem lainnya.
BMKG mengatkan keadaan ini akan berlangsung dari 21 November hingga 27 November 2025. Jadi diharap mayarakat waspada dengan genangan, banjir, tanah longsor dan petir.
Saya tidak bisa memprotes Tuhan, itu kuasaNya yang tak bisa diganggu gugat. Saya hanya berharap biarlah sekedar saya kebasahan karena lupa bawa payung, sekedar jemuran dua hari tidak kering-kering. Saya tak berharap ada tanah longsor dan banjir bandang. Semoga Sumbar baik-baik saja.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan