Langsung Diberi
Dulu kami punya empat pohon kelapa di halaman. Satu pohon kualitasnya super, buahnya besar, dagingnya tebal dan berbuah lebat di pohon. Bibitnya kami beri pada siapa yang mau. Tidak terhitung orang yang datang ke rumah meminta bibit dan menanam di kebun atau halaman mereka. Rata-rata kelapa itu juga sudah berbuah lebat di tempat mereka.
Ironisnya, pohon kelapa super itu akhirnya kami tebang, karena sudah makin tinggi. Posisinya di halaman depan dekat gerbang. Kemanapun arah tumbang akan mengakibatkan kerusakan pada bangunan yang ditimpanya. Pohon yang lain dengan alasan sama juga ditebang, sehingga tersisa dua batang.
Kelapa yang dua batang ini bukan kualitas bagus. Tetapi saat kelapa mahal seperti sekarang tetap saja disyukuri.
Kami tidak.punya galah panjang atau alat apapun. Semata-mata meminta kepada Tuhan, lalu jatuhlah dua atau lima kelapa. Kalau tak ada ya terpaksa beli. Saat ini harga satu kelapa setelah diparut di tempatku adalah 8.000 rupiah.
Tadi sore suamiku melihat pohon kelapa di halaman depan sudah banyak yang tua. Beliau menanyakan galah sawit (egrek) ke tetangga sebelah. Jawabnya, "Biar saya ambilkan saja nanti."
Jadi dengan ikhlas tetangga sebelah memanjat dan menjatuhkan lima belas kelapa. Disuruh ambilpun dia tak mau dengan alasan kelapanya di rumah juga banyak.
Malam ini sekitar pukul 20.00, saya mendengar bunyi kelapa jatuh dari arah belakang rumah. Saya keluar dan menemukan tujuh buah kelapa berserakan. Alhamdulillah, rezeki yang luar biasa.
Boleh percaya atau tidak, baru kejadian siang tadi. Saat selesai salat zuhur berjemaah di musala sekolah, saya melihat pohon kelapa berbuah lebat di rumah samping musala.
Saya membatin,"Lebat sekali buahnya, padahal itu bibit kelapa dari kami. Saat ini kami di rumah malah tak punya stok kelapa, karena tak ada kelapa yang jatuh."
Belum juga beberapa jam, Allah sudah menjawab. Saat ini stok kelapa saya berlimpah, 22 buah Alhamdulillah.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan