Mirdayanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Naga Sari

Seorang teman kuliah saya pernah mengatakan bahwa naga sari itu makanan bayi. Hmm, bisa sih, maksudnya mungkin makanan MPASI. Karena naga sari lembut dan manis. Tentu saja orang dewasa juga boleh makan naga sari.

 

Saya suka naga sari, sederhana, alami karena pakai daun pisang dan tentu saja tradisional. 

Sebetulnya pembuatannya juga tidak rumit, tapi butuh ketepatan yang pas.

 

Sore tadi saya melihat di dapur ada enam pisang kepok, sisa dari satu sisir yang sudah saya buat beberapa kali. Dua kali pisang goreng dan satu kali kolak. Kami hanya berdua, kalau membuat pisang goreng untuk sarapan hanya empat buah pisang. Saya putuskan membuat pisang itu menjadi isian naga sari untuk Jumat berkah besok.

 

Saya memakai 250 gram tepung beras dan 50 gram tepung tapioka, 500 mili liter santan dan tiga sendok gula pasir, garam dan daun pisang. Setelah dimasak saya mendinginkan adonan. Saya tinggalkan untuk salat magrib dan makan malam.

 

Saat membungkus adonan terasa keras, barangkali kurang santan dan juga sudah mendingin. Naga sari itu jadinya 21 buah. Padahal dalam bayangan saya bisa 25 buah. Yah bagaimana lagi, semoga Jumat berkah saya untuk teman di sekolah besok bisa dinikmati dengan baik

656
DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post