Iya, Boleh
Pelaksanaan pesantren ramadan di sekolahku dibagi dua tempat. Kelas 10 yng berjumlah 10 rombel di masjid dekat sekolah. Sedangkan kela 11 dan 12 yng berjumlah 18 rombel dilaksanakan di kelas dan saat penyajian materi berkumpul di musala sekolah.
Saya pembimbing kelas 10, jadi saya berkegiatan di masjid dekat sekolah, jumlah siswa bimbingan saya 18 orang.
Kegiatan dimulai pukul 8.00, dengan pengecekan kehadiran lalu salat duha. Kemudian tadarus atau membaca quran bergiliran. Saya menyuruh mereka membaca masing-masing satu halaman quran.
Setelah itu setoran hafalan quran. Kelas 10 mendapat tugas hafalan juz 30, yang totalnya 37 surat. Hari setoran pertama ini saya meminta mereka menyetor 10 surat terakhir di quran.
Semua berjalan lancar. Membaca quran, salat duha dan setoran hafalan quran. Ada istirahat 30 menit menjelang penyajian materi.
Ada siswa perempuan yang bertanya, "Bu, saya boleh baring?"
Saya menjawab, "Iya, boleh, tapi jangan sampai nampak aurat."
Seorang siswa laki-laki bertanya, "Bu, boleh main game dari HP?"
Saya hanya menjawab pendek,"Iya, boleh."
Mungkin saya salah, tapi saya juga punya alasan. Mereka datang tepat waktu, mereka laksanakan salat duha, mereka membaca quran, mereka menyetor hafalan quran yang saya suruh. Masa untuk mengisi masa istirahat saya juga harus tegas dan kaku? Yang penting mereka tidak ribut.
Sat ustadz datang menyajikan materi mereka duduk lagi dengan tertib. Sesekali tidak apalah untuk tidak terlalu keras dan kaku pada mereka
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan