Menjelang Hari H
Satu pesan masuk ke HP Bu Dini siang itu.
"Tujuh hari lagi Ma."
Itu pesan dari Devina, anak tertuanya.
Tentu saja ia tahu apa maksudnya.
Tujuh hari lagi adalah hari akad Fahri anak bungsunya dengan Iva perempuan pilihannya. Persiapan untuk itu bisa dikatakan hampir seratus persen selesai.
"Mama stress menjelang acara Fahri?"
Pesan Devi masuk kembali.
"Kok stress, Mama malah menghitung mundur hari kebebasan Mama."
Telepon masuk.
"Kebebasan apa Ma? Tanya Devina di telepon.
"Bebas tugas dari membangunkan Fahri tiap pagi. Mulai pekan depan Iva yang menggantikan tugas Mama."
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan