Akhirnya Ingat
Ketika memasuki masjid untuk salat tarawih, seorang perempuan menyapaku. Saya tahu dulu dia muridku, sudah puluhan tahun lalu. Karena anaknyapun sudah sarjana. Entah mengapa saya tiba-tiba tidak ingat namanya.
Berkomunikasi dengan orang yang namanya tidak ingat sungguh tidak nyaman. Setelah itu saya berusaha keras mengingat namanya.
Saya masih ingat namanya tidak biasa, nama dari unsur alam. Saya mengingat Bunga, Senja, Embun, tapi saya tahu bukan itu. Akhirnya setelah salat isya dan ceramah agama, salat tarwih dimulai.
Pada rakaat kedua salat tarwih saat imam membaca alfatihah dengan khusuk, ada yang menyambar terang di otakku sambil kudengar bisikan, "Namanya Bulan."
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan