Mirdayanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Kue Kering

Hari pertama masuk kantor diisi dengan maag-maafan dan saling bercerita pengalaman pulkam dan macet di jalan.

Sinta menggamit Tika, "Kue keringmu masih ada di rumah?"

Sinta bertanya karena mereka berdua terkena rayuan teman SMA Sinta yang menjual kue kering premium. Akhirnya hampir sejuta uang mereka berdua habis untuk kue kering yang cantik dan mewah itu.

"Masih lengkap, mulanya kan dieman-eman, untuk tamu khusus saja. Tapi ternyata hampir gak ada tamu, orang komplekku hampir semua mudik." Jawab Tika.

"Suamiku malah ga tertarik, lebih enak makan kacang atau kripik pisang, " Sinta menambahkan.

"Sama," jawab Tika.

Akhirnya mereka berdua berjanji tahun depan skip semua godaan untuk membeli kue kering, secantik apapun mereka. Sudahlah mahal, mubazir pula.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post