Mirdayanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Akhirnya...

Setiap subuh saya naik sepeda untuk salat berjamaah ke masjid. Dari rumah jaraknya 800 meter, lumayanlah pulang pergi jadinya 1,6 km. Lumayan untuk latihan lututku yang sudah ,mengalami radang sendi.

Hampir setiap subuh juga saat mendekati masjid yang ada anak sungai, seorang laki-laki laki membuang satu kantong kresek ke dalam sungai. Suaranya cukup keras, "Plook!" Suara sesuatu yang di lempar ke dalam air.

Laki-laki itu langganan menjadi muazin, iya, setelah membuang sampah ke sungai dia azan di masjid. Belakangan saya tahu yang dibuang itu adalah sampah popok anaknya. Saya sakit hati, tapi tidak tahu harus berbuat apa.

Setiap pagi dia membuang sampah popok ke sungai. Isinya mungkin lima popok atau lebih karena plastiknya cukup besar. Mungkin popok sehari semalam dikumpul dulu lalu tiap subuh dibuang ke sungai. Saya tidak punya keberanian menegur, saya tidak sekuat itu untuk menegur orang, apalagi kenalnya begitu saja. Kalau saya malah dijawab, "Urusan Ibu apa?" Nah saya kan jadi sakit hati dan malu.

Jadi pergi salat subuh bagi saya selain mencari pahala, mencari udara segar, melatih sendi lutut, juga menahan sakit hati melihat orang membuang seplastik popok ke sungai setiap hari.

Akhirnya, sekitar sebelum puasa, saat saya melihat laki-laki itu lewat tanpa ada aksi melempar plastik ke sungai. Malah saya yang heran, kok

tidak ada bunyi plook seperti biasa?

Ternyata memang setelah itu tak ada lagi hal tersebut terjadi. Bukan karena kesadaran lingkungannya sudah tinggi, bukan karena dia tobat. Tetapi anaknya sudah besar, sudah tidak memakai popok kertas lagi, sudah bisa ke toilet. Hal itu saya ketahui dari mertua perempuannya yang juga sesama jemaah subuh.

Syukurlah, jadi satu hal yang mengganggu saya sudah lenyap.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post