Saya Mah Santai
Saya tinggal di rumah berdua saja dengan suami. Anak-anak berada di pulau berbeda, begitupun dengan saudara kandung berada pada pulau bahkan negara berbeda. Hal itu menyebabkan HP tidak pernah jauh dari saya.
Saya tidak melihat HP hanya saat tidur, mandi dan salat. Saat mengajar HP saya letakkan di meja guru, bahkan saat mencabut rumput di halaman HP saya letakkan dekat saya bekerja.
Begitupun pada siswa, saya selalu memberikan nomor WA kepada setiap kelas yang saya ajar. Saya katakan, silakan menghubungi saya untuk bertanya yang berhubungan ataupun yang tidak berhubungan dengan pelajaran.
Selama ini siswa menghubungi saya paling lambat pukul 22.00. Bila saya belum tidur pasti saya akan menjawab chatnya. Biasanya saya bangun pukul 03.45, kalau ada siswa menghubungi saya pukul 04.00 bagi saya juga tidak masalah, saya mah santai orangnya.
Pertanyaan siswa memang kebanyakan tentang tugas, "Kecambah saya mati Bu". "Tugas model DNA itu kok gak bisa berpilin ya Bu." "Pupuk cair saya meledak Bu." Saya akan menjelaskan semampu saya.
Ada juga yang mengadu tentang pertemanan di kelas, ada yang menanyakan dengan cemas mengapa kucingnya muntah. Ada yang bertanya, apa Ibu mau dibawakan durian? Saya tetap membalas pertanyaan -pertanyaan tersebut.
Jadi kalau ada guru yang sangat ketat mengenai tata cara siswa saat menghubungi guru dengan telepon atau chat, maka bagi saya itu tidak berlaku. Percayalah, saat siswa berkirim pesan pada guru, dia sudah mengumpulkan keberanian bahkan mungkin berdoa agar gurunya tidak marah. Masa kita tega membuat suasana hatinya menjadi semakin buruk.
Satu lagi yang membuat saya heran, orang yang HPnya tidak pernah aktif. Di telepon tidak menjawab, di chat tidak membalas. Kita bertanya Senin pagi, jawaban baru datang hari Rabu sore. Orang seperti itu mending gak punya HP aja sekalian ya?
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan