Kesibukan
Selepas pensiun dari sebuah perusahaan swasta, Maya mengatakan pada suaminya ingin mencari kesibukan. Suaminya menyerahkan sepenuhnya pada Maya asalkan hal itu tidak mengganggu rumah tangga mereka.
Maya memilih menjual sarapan pagi, karena rumah mereka di dekat SMP dan sebuah kantor dinas pemerintah. Setiap pagi ia sibuk menjual kue-kue basah dan nasi goreng yang telah dibungkus untuk dibawa yang memesan.
Siang itu Maya terlihat duduk mengipas-ngipas wajahnya. Raut wajahnya memperlihatkan dia sangat lelah. "Capek sekali, tapi keuntungannya tipis tak seberapa. Syukur tidak rugi saja." Katanya mengadu pada suami.
"Waktu memulai usaha, kamu tidak mengatakan ingin cari untung. Kamu ingin mencari kesibukan, ya kan? Ya sudah, kamu sudah mendapat sibuk sampai kelelahan."
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan