Kue Ulang Tahun (2)
Tadi malam saat saya sedang mengadon kue, saya sekalian mempresto daging. Besok rencananya saya masak asam padeh daging, jadi saat dimasak dagingnya sudah empuk.
Adonan pukis karena pakai ragi roti jadi harus istirahat dulu, saya hanya diamkan sekitar 20 menit, takut keburu ngantuk saya.
Saat adonan tinggal satu kali tuang, eh kompor padam, gasnya habis. Di rumah selalu ada gas cadangan. Hanya saja saya sampai kini tidak bisa mengganti gas. Mau telepon suami, ini proyek diam-diam untuk ulang tahunnya. Saya coba cetek-cetek lagi berharap ada sisa sedikit gas untuk mematangkan satu kali memasak lagi. Sia-sia, gasnya benar-benar habis.
Akhirnya saya keluarkan kompor minyak tanah dari penyimpanan di bawah rak memasak. Kompor itu ada minyaknya, cuma lama sekali tidak dipakai. Saat pertama nyala asapnya banyak sekali. Saya biarkan hingga asapnya habis, setelah itu baru saya selesaikan kue pukis pisang tersebut.
Alhamdulillah, semua adonan habis. Kue yang selesai dimasak jumlahnya 25 buah.
Menjelang tidur saya letakkan kertas dekat tv dengan tulisan, gas habis.
Tadi pagi saat saya bangun menjelang ke kamar mandi, saya cek gas kompor, ternyata sudah diganti suami dengan gas yang baru.
Kue itu kami makan saat sarapan, sisanya 20 buah dibawa ke sekolah, dibagi dengan teman -teman di kantor guru.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan