Mancari Ayam
Kata Mancari Ayam pada bahasa Minang dalam bahasa Indonesia sudah jelas, artinya ya mencari ayam. Mencari ayam apa ini? Ayam untuk dimasak, untuk dipelihara atau untuk dijual lagi?
Bukan, maksudnya bukan satupun dari yang disebut tadi. Istilah mancari ayam dipakai di daerah Kinali, kabupaten Pasaman Barat, tempat saya tinggal saat ini adalah berkaitan dengan rangkaian tahap pernikahan.
Mancari ayam adalah tahap pertama, tahap penjajakan. Saat bertanya ke pada yang punya anak gadis, apakah anak gadisnya masih sendiri atau sudah dilamar oleh orang lain.
Bisa juga keduanya sudah saling mengenal, lalu orang tua pihak laki-laki datang untuk menyampaikan niat baiknya. Tetapi hal ini belum lagi lamaran.
Pengalaman saya dengan proses mancari ayam anak perempuan saya terjadi dengan cara sederhana. Calon menantu saya dan anak saya sudah saling mengenal dari media sosial, tapi mereka tinggal di pulau berbeda. Walaupun sebetulnya menantu saya adakah kakak kelas anak saya di SMA dan rumah kami hanya berjarak sekitar 10 km.
Saat itu yang datang adalah ibu dan ayahnya, hanya berdua. Kamipun menunggu hanya berdua, saya dan suami. Hidangan yang kami berikan hanya teh manis dan donat buatan sendiri. Pembicaraan tidak bertele-tele, langsung ke tujuan. Kami mengatakan anak kami belum ada yang melamar dan dengan senang hati menerima anak mereka sebagai calon menantu.
Selanjutnya kami menentukan tanggal lamaran dan sekaligus kemungkinan tanggal pernikahan. Sesederhana itu, tidak rumit, tidak ruwet.
Sebulan berikutnya lamaran, empat bulan berikutnya pernikahan. Alhamdulillah, semua dimudahkan dan dilancarkan.Saat ini mereka sudah dikaruniai dua anak, umur enam tahun dan dua tahun.
Jadi kalau suatu saat Anda mendengar tetangga Anda yang orang Minang, atau khususnya orang Pasaman mencari ayam, harap dimaklumi bahwa mereka akan segera punya mantu.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan