Pesan, Telepon atau Panggilan Video
Setiap hari kita pasti menggunakan telepon genggam. Benda pipih itu bahkan lebih penting dari dompet. Bila dompet ketinggalan perasaan masih merasa aman, tapi bila telepon genggam yang tertinggal di rumah maka perasaan tidak bisa nyaman.
Ada tiga cara berkomunikasi yang biasa kita lakukan setiap hari. Cara itu adalah mengirim pesan, menelepon dan panggilan video. Setiap cara punya keunggulan dan kelemahan tersendiri.
Saya sendiri karena memang seorang introvert, merasa lebih nyaman berkomunikasi dengan mengirim pesan. Pesan bisa tersimpan, bisa dibaca ulang. Tetapi mengetik pesan butuh energi dan waktu, kadang bila tak teliti sering salah ketik.
Saya jarang menelepon seseorang, lebih sering menerima telepon, entah mengapa saya tak PD saat berbicara, lebih suka menulis pesan saja.
Panggilan video adalah yang paling saya hindari. Saya bahkan beberapa kali menolak dan mengatakan kita saling kirim pesan saja ya. Tentu bila lawan bicara saya seumuran atau lebih muda. Penampilan yang sedang tidak menutup aurat adalah hal yang paling saya jaga sehingga saya keberatan untuk menerima panggilan video.
Apapun itu, kita memang sangat tertolong dengan adanya alat komunikasi ini. Apapun cara yang digunakan yang penting membuat nyaman diri sendiri dan tidak membuat tersinggung lawan bicara.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan