Mirdayanti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Undangan Wisuda

Dua hari yang lalu saya menerima pesan WA. Pesan itu dari seorang alumni yang tamat empat tahun lalu, namanya Randa.

Dulu dia anak baik, tidak begitu menonjol secara akademik, tetapi bisa menyelesaikan semua tugas yang diberikan.

Pesan WAnya adalah undangan untuk menghadiri wisuda S1nya hari Kamis depan tanggal 17 September 2026. Dia wisuda dari UIN Bukittinggi.

Saya mengucapkan selamat, lalu mendoakan agar ilmunya berkah. Saya meminta maaf tidak bisa menghadiri acara wisudanya.

Ini kali ketiga saya mendapat undangan menghadiri wisuda dari murid di SMAku dulu. Saya merasa itu agak aneh. Bagaimana bisa orang luar datang menghadiri wisuda yang sangat kental aura kekeluargaannya.

Di keluarga kami ada kebiasaan tidak terlalu romantis untuk perayaan wisuda. Bersyukur tentu saja, tapi tidak merayakan dengan euforia yang berisik.

Saat saya wisuda S1, yang hadir ibu saya dan seorang adik perempuan. Kami bertiga naik bis kota dari rumah menuju kampus. Saya memakai bedak seperti kuliah biasa, bahkan tanpa lipstik.

Saat saya wisuda S2, anak kami berdua tinggal di rumah, tetap pergi sekolah. Yang hadir ibu saya dan suami.

Saat anak tertua saya wisuda di USU, saya dan suami sorenya naik pesawat ke Medan, anak bungsu saya saya titipkan di rumah seorang teman sesama guru.

Saat anak bungsu saya wisuda, kakaknya sudah menikah, tinggal di Kalimantan dengan balita berumur dua tahun. Hanya saya dan suami menghadirinya.

Jadi menghadiri dan merayakan wisuda bagi keluarga kami berlangsung datar. Bahagia, bersyukur tapi tetap berpikir, setelah ini bagaimana?

Apalagi ini, undangan menghadiri wisuda murid yang tamat empat tahun lalu, yang tidak kami kenal keluarganya, di kota yang jaraknya tiga jam dari rumah.

Saya menghargainya, dia ingin menyampaikan bahwa saya ikut berperan dalam prosesnya menjadi sarjana. Tetapi saya sungguh tidak perlu diundangnya untuk menghadiri acara wisudanya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post