Misdayani, S. Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

LIBURAN BERMAKNA MESKI DI RUMAH SAJA

Mencoba patuh pada pemerintah kota Pekanbaru, yang melarang masyarakatnya untuk bepergian keluar kota pada libur panjang kali ini yang jatuh pada 20 hingga 23 Agustus 2020. Meski beberapa warga masih saja mengabaikannya. Namun saya berprinsip “harus mulai dari diri sendiri”. Karena itu saya mengisi waktu libur ini dengan berbagai kegiatan agar hari libur tetap bermakna meski di rumah saja.

Pagi setelah bangun tidur, saya melakukan rutinitas seperti biasa. Beberes rumah mulai dari dapur hingga ke kasur. Setelah dirasa beres, saya lanjutkan dengan sarapan. Seperti biasa cukup dengan segelas teh hangat dan sepotong roti tawar.

Kemudian saya mengajak si sulung yang masih kelas 3 SD, mengumpulkan kayu-kayu bekas sisa material guna kami jadikan rak bunga. Pertama kami mencari empat buah tiang yang berukuran sama. Meskipun tidak mendapatkannya, saya siasati dengan menyambung satu sama lain. Tiang pun jadi. Kami mencari lagi tiga buah papan untuk meletakkan vas bunga pada rak. Papan ini kami pakukan pada tiang yang sudah ada. Belum selesai namun siang sudah menjelang. Kami putuskan untuk beristirahat sejenak.

Usai melaksanakan shalat zuhur, saya mengikuti kegiatan webinar yang diadakan oleh P4TK Tk dan PLB dengan tema “Kiat Menguatkan Aspek Pedagogi dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Era New Normal bagi Guru SLB”. Kegiatan ini berlangsung selama dua jam yaitu dari pukul 13.00 sampai dengan pukul 15.00 WIB. Acara ini mengundang dua narasumber yaitu Bapak Dr. Trisno Ikhwanudin S.Si, M.A seorang widyaiswara ahli madya dari P4TK TK dan PLB. Sedangkan satu lagi adalah seorang guru SLB N 1 Pembina Makasar, Bapak Muhammad Nur, M. Pd. Dari kegiatan ini dapat saya ambil manfaatnya bahwa sebagai guru sekaligus orangtua yang mendampingi anaknya belajar dari rumah, hal yang penting untuk diperhatikan adalah keaktifan anak, keterlibatan anak, pembelajaran bermakna serta interaksi sosial.

Sore hari usai melaksanakan shalat ashar. Kami kembali melanjutkan kegiatan membuat rak bunga yang terbengkalai. Saya mengajak serta dua buah hati untuk ikut. Ternyata keingintahuan dan rasa penasaran membuat kegiatan ini sangat menarik baginya. Meski terkesan asal-asalan, namun banyak hal yang menjadikan kegiatan ini sangat berarti bagi mereka. Si bungsu yang masih 5 tahun mampu memilih dan memilah paku yang bagus atau tidak, yang masih bisa digunakan dan memilih yang tidak tumpul untuk digunakan kembali. Saya juga mengajarkan kepada mereka bahwa memanfaatkan barang yang masih bisa dipakai juga merupakan sikap hemat dan tidak mubazir. Nampak mereka sangat menikmati kegiatan ini, sehingga gawai pun tak tersentuh sama sekali oleh mereka. Menjelang magrib kami baru usai. Berharap istirahat malam nanti akan lebih nyenyak terasa.

Saya ikut senang, karena meski dari barang-barang bekas dan sisa material. Sebuah rak bunga sederhana ala kami selesai. Setidaknya setelah beberapa kembang bertengger di atasnya dapat memperindah rumah dan menambah keasriannya. Ternyata libur di rumah saja juga sangat bermakna bagi kami.

Pekanbaru, 20 Agustus 2020

#TagurHariKe36

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post