PUSY YANG CANTIK DAN SEEKOR ULAR
Siang itu Pusy tengah bermain-main di halaman belakang rumah tuannya. Dia sedih karena si belang meninggalkannya begitu saja, semenjak memiliki teman baru. Belang dan mbul selalu bersama kemana saja. Bahkan ketika makan pun, Pusy tak dibolehkan sepiring berdua dengannya. Padahal biasanya mereka makan dengan akur pada piring yang sama.
Pusy sangat sedih. Tapi dia memilih mengalah. Biarlah dia mencari tempat bermain yang lain seorang diri. Lalu dia berjalan-jalan menyusuri halaman belakang yang luas. Di sana ada kebun nanas dan sawit. Suasananya terasa sejuk, karena angin berhembus kencang. Daun-daun sawit yang tinggi menambah teduh halaman itu.
Dalam kesedihan itu, pusy melihat seekor ular sedang termenung. Badannya melingkari pelepah pohon sawit yang sudah mengering. Kulit ular itu bewarna coklat keemasan. "Waaah dia cantik sekali" bisik hati pusy. Pusy pun mendekatinya, sang ular terkejut melihat kedatangan Pusy. Lalu Pusy menyapanya dengan lembut, "hai ular, kenapa kamu bermenung?". Sang ular dengan wajah sedih menjawab "Ibuku baru saja mati, sepertinya cangkul pak tani itu tak sengaja telah membelah badan ibuku". Ular itu kembali bersedih, dia tak tau harus melakukan apa?
"Sudahlah, jangan bersedih, bukankah pak tani itu tidak sengaja" jawab Pusy yang cantik. Sebaiknya kita bermain bersama. "Aku sebenarnya juga sedang bersedih, temanku si belang tak mau lagi berteman denganku" ucap pusy dengan raut berduka.
Mendengar hal itu, si ular merasa iba. Lalu dia mengajak Pusy bermain bersama. Kini pusy yang cantik dan seekor ular merasa senang. Mereka bahagia, ternyata kesedihan mereka masing-masing telah mempertemukannnya. Dan merubah kesedihan menjadi rasa bahagia.
Pekanbaru, 22 Agustus 2020
#TagurHariKe38
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan