BERAS BELUM MENJADI NASI
Kesibukan pagi selalu membuat Marta terburu-buru. Dia harus menyiapkan segala macam kebutuhan suami, anak dan dirinya sendiri. Sepagi apapun Marta bangun tetap saja setiap pagi dia merasa dikejar waktu. Tubuhnya dibanjiri keringat.
Begitupun pagi ini. Selesai memandikan anaknya dia langsung memasak nasi goreng untuk bekal suami bekerja dan anaknya yang sekolah. Sedang dia sendiri memilih tidak membawa bekal. Sudah menjadi kebiasaan Marta hanya makan buah sekadarnya untuk sarapan. Dan pada siang hari dia akan makan lahap, dari menu yang sudah dimasak sebelum berangkat. Karena kebiasaan itu Marta harus memasak setiap pagi. Semua sudah beres, tinggal menanak nasi. Magic com memberikan kemudahan yang sangat baginya, tinggal dicolokkan lalu bisa ditinggal pergi.
Siang pun sudah merangkak meninggalkan pagi. Marta dan anaknya sudah kembali pulang. Selesai berganti pakaian dan beres-beres Marta meluncur kedapur. Menghidangkan menu untuk dirinya sendiri di atas meja makan. Perutnya mulai keroncongan. Lalu diraihnya piring dan sendok nasi yang setia melekat pada penanak nasi itu. Begitu penutup magic com terbuka, betapa kecewanya dia. Marta dengan tangan yang lemah karena kelaparan menekan tombol "cooking" karena lupa menekannya pagi tadi. Airnya mulai kering, namun beras belum berubah menjadi nasi.
Pekanbaru, 16 September 2020
#TantanganGuruHariKe63
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan