POSITIF
Beberapa hari ini Minah tidak keluar kamar. Berbaring di kamar membuat kepalanya yang sakit terasa lebih ringan. Hidungnya sudah memerah karena pilek yang sudah tiga hari tidak kunjung sembuh. Selera makan pun jadi hilang. Paijo kelabakan mengurus keempat anaknya seorang diri. Belum lagi urusan pekerjaan rumah yang tak biasa Paijo lakukan. Tanpa campur tangan Minah semuanya tak akan pernah beres.
Paijo menyarankan Minah untuk berobat ke puskesmas. Dia khawatir, mengingat kondisi pasien Covid-19 yang terus bertambah. Apalagi beberapa gejala yang ada pada istrinya itu sama persis dengan gejala penyakit viral yang ditakutkan semua orang saat ini. Paijo meminta Minah pergi sendiri, karena dia sendiri harus di rumah menjaga keempat anaknya yang masih kecil. Minah mau tak mau harus pergi, beruntung puskesmas tidak terlalu jauh dari rumahnya.
Minah dengan wajah yang semakin pucat dan lemah sampai di rumah kembali. Matanya sendu. Setengah terisak Minah berkata pada Paijo, "Aku malu bang, malu pada keluargaku, pada tetangga, aku POSITIF". Mulut Paijo menganga, matanya tak berkedip. Sungguh dia merasa doanya tidak dikabulkan tuhan."Kenapa harus kamu dik, kenapa si Corona tidak memilih aku saja"? Paijo panik, kecewa. "Abaaaang, aku POSITIF mengandung anakmu yang kelima" Teriak Minah geram.
Pekanbaru, 20 September 2020
#TantanganGuruHariKe67
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan