SUDAH MENJAGA KEBERSIHAN DAN KESEHATAN LINGKUNGAN?
Banyak orang terlihat sangat klimis. Bajunya rapi tanpa kerut sedikitpun. Wangi semerbak. Begitupun rumahnya, rapi dan indah. Bunga dan rumput hijau tertata dan dipotong rapi. Tiada cela. Memandangnya sangat nyaman, menghabiskan waktu di tempat seperti ini tentu menentramkan.
Namun, bagaimana ia berlaku di rumahnya, atau memperlakukan rumahnya ternyata tidak sesuai dengan bagaimana ketika di luar sana. Seperti pagi ini. Aku mengendarai sepeda motor tepat di belakang sebuah mobil kijang inova. Sekali dua kali kulihat tisu beterbangan dari jendela depan sebelah kiri. Satu tangan lagi dari jendela belakang, juga sebelah kiri nampak berkali-kali membuang abu rokok. Tangannya setia memegang rokok yang hampir buntung itu. Aku yang tepat berada di belakang mulai sangat tidak nyaman. Hendak memotong tapi belum bisa. Jalanan pagi ini cukup macet.
Setelah lampu hijau menyala, kami kembali melaju. Posisiku masih sama. Di belakang kijang inova hitam. Baru saja hendak memotong ketika sebuah kepala keluar dari jendela belakang sebelah kanan. Air liur beterbangan. Untung aku sempat merubah posisi ke sebelah kiri, hingga belum jadi memacunya. Namun terlihat bagaimana kesalnya pengendara motor yang bersisian denganku. Dia mengumpat. Barangkali kena cipratan air ludah dari salah satu penumpang mobil kijang inova itu.
Akhirnya aku berhasil memotong mobil itu. Kusempatkan melirik ke arah jendela yang tidak tertutup. Seorang ibu berkaca mata hitam. Hijab syari kekinian dan muka yang cukup mulus dan make up minimalis. Di sampingnya seorang laki-laki gagah. Bisa kupastikan dialah yang tadi merokok sepanjang jalan.
Pemandangan ini sungguh menyayat hati. Kontras dengan perilakunya di sepanjang jalan.Ternyata tampilan seseorang yang bersih, rapi, klimis, tidak menjamin bagaimana dia berperilaku sesuai tampilannya. Padahal harusnya pada kondisi pandemi saat ini. Kita harus lebih menjaga kebersihan. Jangankan buang air ludah dijalanan, bahkan suara batuk dan pilek saja menjadi tabu untuk terdengar. Mari kita bijak dan cerdas menjaga kebersihan lingkungan. Menjaga kebersihan lingkungan umum selayaknya menjaga kebersihan diri sendiri. Menjaga kesehatan lingkungan selayaknya menjaga kesehatan diri sendiri.
Pekanbaru, 28 September 2020
#TantanganGuruHariKe75
#CeritaPagiIni
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan