MENJAGA FITRAH ANAK
Sebagai anak, salah satu fitrah yang dibawanya sejak lahir ialah dibesarkan dengan cinta kasih oleh orangtuanya. Mendapat kasih sayang ibu sekaligus ayah dalam waktu yang sama. Namun, dalam kenyataannya ada anak-anak yang tidak mendapatkan fitrah itu. Mungkin karena takdir yang membuat salah satu orangtuanya berumur pendek. Sehingga jadilah ia seorang yatim atau piatu. Atau barangkali karena masalah perceraian yang tak dapat dielakkan. Meski kedua orangtuanya punya perhatian penuh pada anaknya, namun waktu dan tempat harus memisahkannya. Hal itu mengakibatkan anak tidak mendapatkan cinta kasih sekaligus oleh kedua orangtuanya.
Sebagai orangtua yang baik apapun pasti dilakukan demi kebahagiaan anaknya. Meski keadaan mengharuskannya untuk berjuang sendiri. Segala daya dan upaya dilakukan. Bahkan nyawa sekalipun akan dikorbankan demi kebaikan anak-anaknya. Tapi, apakah fitrahnya sebagai anak akan didapatkan? Karena sesungguhnya sebagai manusia biasa kita tidak luput dari segala kekurangan. Lalu bagaimana kita harus mengisi dua sosok sekaligus dalam satu badan? Menjadi ayah dan ibu sekaligus? Sedangkan menjadi salah satunya saja kita masih jauh dari sempurna.
Maka bagi para single parent. Belajarlah membangun super imun anak. Bahwa sebenarnya, dalam tumbuh kembangnya anak-anak butuh sosok ibu dan juga ayah. Sebahagia apapun seorang anak, akan tetap ada sisi yang kurang dari dirinya bila dibesarkan dalam ketidaksempurnaan fitrahnya. Maka bagi single parent penting untuk mencari sosok pengganti orangtua yang hilang tersebut.
Bagi yang kehilangan ibu misalnya, sebaiknya mengisi kekurangan itu dengan sosok seorang wanita dewasa yang ada dilingkungan. Apakah itu bibi, tante, nenek, atau kakak. Sebaliknya bagi yang kehilangan seorang ayah, mungkin bisa menggantinya dengan sosok kakek, om, paman atau abangnya. Meski tidak seideal sosok ibu atau ayah yang sebenarnya. Tapi setidaknya mampu membangun super imun anak demi petumbuhan dan perkembangannya yang lebih baik.
Pekanbaru, 25 Oktober 2020
#TantanganGuruHariKe102
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan