Misdayani, S. Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

PERTANYAAN SEDERHANA IBU

Bangun menyusuri jalan pulang tanpa semangat. Terik matahari siang menambah lemas badannya. Tidak dipedulikannya lagi perut yang meminta haknya untuk diisi. Dia bahkan tidak ingin segera sampai di rumah. Bukan karena hasil ujiannya yang tidak memuaskan. Tidak pula karena ia membuat masalah di sekolah.

Bangun hanya ingin berlama-lama di luar. Menyaksikan alam sekitar yang indah. Anak-anak yang bebas bermain cekikikan, ada yang bermain layangan, bermain kelereng, sepeda atau hanya ngumpul-ngumpul tak jelas. Dia ikut tersenyum membayangkan jika berada dalam kelompok itu.

Betapapun jalannya sengaja diperlambat, akhirnya Bangun sampai juga di rumah. Dadanya terasa makin sesak. Keringatnya makin banyak, membuat pakaiannya basah luar dalam. Di pintu masuk rumah, sang ibu menyambutnya dengan senyum manis, ada kerinduan dalam tatapannya. Belum sempat Bangun membuka sepatu, terdengar pertanyaan ibunya. "Tadi belajar apa nak, dapat nilai berapa?" dua pertanyaan sederhana, namun mampu menyiksanya sepanjang hari. Lanjutan dari pertanyaan sederhana itu tak lain adalah belajar hingga malam. Pertanyaan yang merampas haknya untuk bermain. Peluh di tubuh Bangun masih terasa mengalir, ia bahkan benar-benar muntah.

Pekanbaru, 07 Oktober 2020

#TantanganGuruHariKe84

#BelajarPentigraf

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post