KETERPAKSAAN MENGHASILKAN KEPUASAN
Beberapa bulan ini saya memutuskan istirahat dari kelas menulis yang biasa saya ikuti. Tadinya mau fokus pada anak-anak yang perlu bimbingan saat pembelajaran jarak jauh ini. Khawatir tidak mampu membagi waktu sebagaimana harusnya.
Dua bulan, dan dua kali pula saya tidak melahirkan naskah opini pendidikan. Biasanya dari kelas ini terlahir naskah-naskah yang menurut saya lumayan berbobot. Karena pernah beberapa kali saya kirimkan ke media online dan diterima. Setelahnya saya senang, ada kepuasan tiada tara begitu naskah selesai apalagi masuk media. Meski penyelesaiannya butuh waktu, tenaga dan perlu "pemaksaan." Ya saya dipkasa oleh deadline. Dan sang pengampu yang sangat tegas. Dia akan langsung menolak bila naskah dikirim lewat tanggal yang sudah ditentukan. Nyatanya cara ini berhasil membuat penulis berhasil berkarya.
Lalu, saat saya ingin istirahat. Apa yang saya peroleh? "Zonk" padahal anak-anak dapat saya handle meski sedang ada kelas. Sebelum dua bulan ini, PJJ sudah lama berlangsung, dan semua Baik-baik saja. Begitupun semua pekerjaan lainnya, bisa selesai tepat waktu. Dari itu saya menyadari "Semakin sibuk, semakin saya pandai mengatur waktu". Hal ini sesuai dengan apa yang pernah disampaikan oleh sang pengampu kelas kami bahwa "Berikanlah pekerjaan kepada orang yang sibuk, maka pekerjaan itu akan selesai."
Dan dua bulan ini saya terlalu santai, sehingga tiada apapun yang saya hasilkan. Padahal selain kesibukan ada hal lain yang saya peroleh dari kelas itu yakni "keterpaksaan." Dipaksa menulis, menghasilkan kepuasan. Begitupun di gurusiana, ada keterpaksaan memenuhi tantangan. Sehingga saya berhasil menulis setiap hari. Menyusul rasa puas setelah melakukannya. Semoga kedepan saya tidak lagi merugi seperti dua bulan belakangan. Aamiin
Pekanbaru, 16 November 2020
#TagurHariKe124
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan