PERJALANAN PERGI dan PULANG KAMPUNG
Liburan ke kampung halaman kali ini terasa syahdu. Perjalanan menggunakan mobil dengan jarak ratusan kilometer seyogyanya sangat melelahkan, apalagi dengan penumpang yang penuh sesak. Belum lagi suara anak-anak yang bising, tiada ketenangan. Namun khusus untukku, semua itu terabaikan. Aku sibuk dan hanyut dalam pikiran haru dan sedih yang berpadu.
Jalan menuju pulang adalah jalan yang penuh kenangan dengan orang terkasih. Tembang lawas dan lagu-lagu minang kesukaanya, seketika meluluhlantakkan seisi hati. Kala lagu itu mendayu memenuhi indera pendengaran. Pun sajian alam ikut menguatkan segala kenangan bersamanya. Dia yang mencintaiku seperti cintaku untuknya. Sungguh segala kenangan itu tak akan hilang begitu saja.
Belum habis kunikmati segala ingatan tentangnya. Lalu, kala menyisiri setiap jalan di kotaku, hadir pula kenangan dengan sosok lelaki lainnya. Menyeruak, memenuhi ruang dada. Dialah lekaki pertama yang menjadi idola. Setiap inci kota ini adalah tentangnya 'Papa.' Bagai menguliti setiap kebiasaan, kesukaan, dan aktifitas kesehariannya. Berkelindan. Tersadar semua itu hanya bayangan. Lalu, kucoba sembunyikan air mata dari tatap yang bertanya.
Menjadi haru, kala perjalanan singkat ini tak kami sia-siakan begitu saja. Walau sekejap, semua niat dan rencana berjalan lancar, bahkan hampir sempurna. Mulai dari membenahi rumah yang lama tertinggal, memantau keadaan sepetak tanah warisan, ziarah kubur, hingga memenuhi undangan keluarga.
Semua rencana itu tunai sudah, meski berhasil mengaduk rasa di hati. Sesaat bahagia bisa menginjakkan kaki di tanah kelahiran. Menit berikutnya berhasil meluruhkan air mata yang tertahan. Betapa setiap sudut di kota ini menyimpan kenangan bersamanya.
Inginku berlama-lama di sini sampai waktu yang tak ditentukan. Tapi ... Kembali ke rantau tak pula dapat dielakkan. Kesyahduan ini tentang perjalan pergi dan pulang kampung, bersama kenangan mereka yang telah pergi.
Pekanbaru, 29 Desember 2020
#Tantangan_menulis_hari_167
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan