SEPANJANG JALAN KENANGAN
Liburan ke kampung halaman kali ini terasa syahdu. Perjalanan menggunakan mobil dengan jarak ratusan kilometer seyogyanya sangat melelahkan, apalagi dengan penumpang yang penuh sesak. Belum lagi suara anak-anak yang bising, tiada ketenangan. Namun khusus untukku, semua itu terabaikan. Aku sibuk dan hanyut dalam suasana haru dan sedih yang berpadu.
Jalan menuju pulang adalah jalan yang penuh kenangan dengan orang-orang terkasih. Tembang lawas dan lagu-lagu minang yang menemani perjalanan meluluhlantakkan seisi hati. Teringat masa lalu kala bersamanya, dia yang mencintaiku seperti cintaku untuknya. Sungguh itu adalah masa indah yang tak akan hilang begitu saja.
Belum habis kunikmati segala kenangan dengannya. Lalu, kala menyisiri setiap jalan di kotaku, hadir pula segala kenangan dengan sosok lelaki lainnya. Dialah lekaki pertama yang kuidolakan. Bagai menguliti setiap kenangan, berkelindan. Setiap inci kota ini adalah tentangnya. Tersadar semua itu ternyata hanya bayangan. Lalu, dengan susah payah kucoba sembunyikan air mata dari tatap yang bertanya.
Perjalanan singkat ini, tentu tak kami sia-siakan. Setelah puas mengenang almarhum Ayahanda di tempat biasa dia beraktifitas, lalu kami menuju tempatnya yang terakhir. Berziarah, beserta cucu-cucu yang tak sempat bertemu. Gerimis dan cuaca yang mendung kala menginjakkan kaki di tanah pekuburan itu, seakan menggambarkan betapa aku terlalu hanyut dalam perasaan. Kembali pendanganku buram terhalang air mata.
Setiap sudut di kota ini menyimpan kenangan bersamanya. Inginku berlama-lama di sini sampai waktu yang tak ditentukan. Tapi ... Kembali ke rantau tak pula dapat dielakkan. Kesyahduan ini tentang perjalan pergi dan pulang kampung, bersama kenangan mereka yang telah pergi.
Pekanbaru, 28 Desember 2020
#Tantangan_menulis_hari_166
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan