KESAN PADA PENTIGRAF
Pertama mengenal pentigraf itu, setelah beberapa hari bergabung dengan group facebook Media Guru Indonesia. Sekitar pertengahan Juli 2020. Group yang saat ini telah menghilang, dan penggantinya sangat saya tunggu-tunggu. Semoga lebih baik dari yang pernah ada. Meski tergolong anggota newbie, tapi banyak manfaat yang saya peroleh.
Setiap hari postingan dari para anggota Media Guru Indonesia selalu menarik untuk dibaca. Hingga sesuatu yang tergolong baru bagi saya menjadi perhatian khusus. Sehari, dua hari hingga berminggu-minggu saya coba mempelajari pentigraf. Selalu membaca tulisan teman-teman tentang pentigraf. Pernah pula melihat video webinar di akun Media Guru Indonesia yang pembicaranya adalah Bapak Dr. Tengsoe Tjahjono, penemu Pentigraf itu sendiri.
Menarik, asyik, dan bisa dibaca sekali duduk. Itu kesan pertama yang saya rasakan. Berikutnya adalah endingnya yang tidak disangka-sangka. Sebagai pembaca saya merasa terkecoh. Tebakan pembaca akan alur cerita melesat jauh. Sebaliknya kita dikejutkan, dan terperangah oleh akhir ceritanya. Itulah yang disebut dengan twist. Hal yang akhirnya saya ketahui setelah itu.
Pelan-pelan saya coba tulis. Sebagai pemula, ada keasikan tersendiri menulis pentigraf. Ringkas, langsung bisa selesai. Saya sendiri yang selama ini suka bingung dengan tanda baca untuk dialog dan dialog tag, mendapat kemudahan kala menulis pentigraf. Karena, di dalam pentigraf tidak disarankan memakai dialog yang banyak. Bahkan sebaiknya ditiadakan.
Maka, hingga kini sudah ada beberapa pentigraf yang saya hasilkan. Sebagian sudah diposting pada beberapa akun sosial. Semoga kesenangan ini, menambah pengetahaun dan wawasan untuk saya dan orang banyak khususnya. Secara umum, semoga dapat memajukan dunia literasi saat ini dan akan datang.
Pekanbaru, 22 Januari 2021
#Tantangan_menulis_hari_ke_190
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan