Misdayani, S. Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

TAK TERGAPAI

#tak_tergapai

"Apa cita-cita terbesarmu bersamaku?" tanyaku pada malam pertama.

 

Dipegangnya pucuk kepalaku, lalu diciumnya. Lama. Setelahnya kutahu lelakiku itu menangis. 

 

"Aku bahagia akhirnya bisa bersamamu," jawabnya. Aku tidak tahu jika ternyata cintanya sebesar itu. Atas alasan apa dia menangis? Terharu, bahagia? Entahlah.

 

"Aku mau memiliki minimal tiga anak denganmu, setelah itu kita akan naik haji sebelum usiaku 40 tahun," dia berseru yakin. Mantap. 

 

Entah kenapa, air mataku ikut luruh. Mulutku terus mengucapkan "aamiin" tanpa henti. 

 

Bertahun sudah. Kami dianugerahi sepasang anak yang sehat. Semoga seterusnya demikian. Hidup? Tentu tak selamanya indah. Beberapa kali kami menghadapi ujian. Mulai dari yang ringan hingga paling berat menurutku. Saat makan hanya bisa sekali sehari, itupun hanya dengan sisa cabe sambal seadanya. Akibatnya kami juga sering cekcok. 

 

Namun, semuanya berhasil kami lalui. Pelan, kehidupan mulai membaik. Rezeki mengalir lancar. Kami menabung untuk satu cita-cita yang ingin kami wujudkan sebelum usia 40 tahun. 

 

Pagi itu, setelah membereskan dapur dan bersiap-siap berangkat bekerja. Aku mendengar Suami berteriak. 

 

Gegas aku menuju kamar. Nampak sosok yang telah menemaniku selama tujuh tahun itu sedang memegangi kepalanya. Lalu terjatuh diikuti kejang. Aku ingin berteriak, tapi suara tak keluar. Aku ingin memanggil orang-orang, tapi sepi. Aku hanya mampu memegangi dan menatapnya tak berkedip. 

 

Orang yang sangat kucinta. Kini kondisinya semakin lemah setelah diopname selama lebih dari 10 hari di rumah sakit. Hingga hari itu tiba. Tepat sebulan sebelum usianya genap 40 tahun, dia terjatuh. Lalu tidak bangkit lagi, selamanya. 

 

Sebulan lagi usianya genap 40 tahun. Usia yang menjadi targetnya menjadi tamu Allah ke tanah suci. Saat tabungan kami dirasa telah cukup. Tapi DIA berkehendak lain. Kekasihku pergi meninggalkan aku dan sepasang anak kami. Ada asa yang tak tergapai. 

 

Pekanbaru, 08 Januari 2021

#Tantangan_menulis_hari_ke_177

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post