TANGGAL MERAH
Pagi-pagi sekali Bu Shinta sudah sibuk di dapur. Memasak makanan kesukaan anak-anak. Menyapu rumah, mencuci piring, sambil setia menunggu mesin cuci yang terus menggiling pakaian. Semua pekerjaan beres dalam satu waktu. Memanfaatkan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tangga ketika anak-anak masih tidur memang menjadi pilihannya.
Namun, kali ini berbeda. Selesai beberes rumah, Bu Shinta langsung mandi, dandan secukupnya lalu melajukan sepeda motor. Bank adalah tempat yang ingin ditujunya kali ini. Ada beberapa urusan yang harus diurusnya, terkait jualan online yang sudah dilakoni sejak empat tahun ini.
Sepeda motornya memasuki halaman Bank. Bu Shinta, kini tepat berdiri di pintu yang terkunci. Keningnya mulai berkerut membaca tulisan "Tutup". Seorang security menghampirinya, lalu berkata "Tutup bu, tanggal merah, imlek." Bu Shinta tersipu malu sambil menggaruk kepala yang tidak gatal. Baru ia sadari, bisa menitipkan anak-anak ke suami karena suami libur. Bu Shinta berlalu, meninggalkan kantor Bank, masih dengan senyum dikulum.
Pekanbaru, 12 Februari 2021
#Tantangan_menulis_hari_ke212
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan