TERCECER
#yang_tak_terlupakan
Di antara banyak teman sekantor, hanya kami berdua yang tahun kelahirannya sama. Auto apa-apa jadi nyambung. Curhat enak, kemana-mana seide. Pokoknya klop banget rasanya. Sehingga, selama jam kantor, hampir setiap waktu kami nikmati bersama.
Seringkali pula, aku dan Apin mencari tempat makan siang yang enak. Makin asyik karena selera kami sama. Apa yang menurutku enak, selalu disetujui. Begitu sebaliknya. Kawan-kawan di kantor memanggil kami dengan sebutan dua sejoli. Dimana ada Apin selalu ada aku.
Jumat siang itu, kami mencari makan siang agak jauh dari kantor. Mumpung jam istirahat lebih panjang. Seperti biasa aku yang selalu mengendarai motor. Seakan tidak pernah kehabisan bahan, aku dan Apin bercerita sepanjang jalan. Hingga, kami bersyukur selamat dari tabrakan yang hampir terjadi. Beberapa kendaraan di belakangku mendadak berhenti. Bunyi decitan rem memekakan telinga. Namun aku berhasil menyelip meski motor sempat berhenti. Apin yang sedikit lebay menjerit sejadinya. "Tidak apa-apa" seruku sambil terus melaju. Sesampainya di tempat tujuan aku tercengang. Tidak ada Apin di belakang. Aku terdiam. Kuputar balik motor, tampak dari kejauhan seorang dengan postur sama denganku berjalan seorang diri dengan wajah tak sanggup menahan malu. Oh ternyata Apin tercecer.
Pekanbaru, 18 Februari 2021
#Tantangan_menulis_hari_ke_218
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan