MEMAHAMI TUNARUNGU MELALUI PANTUN
Pergi mengaji ke surau
Pergi bersama naik sepeda
Tampilannya rapi memukau
Sekilas tiada yang berbeda
//
Pergi kondangan memakai kebaya
Memakai gaun bagi yang muda
Ketika mulai bicara dengannya
Akan tahu mereka berbeda
//
Hari minggu pergi berwisata
Anak-anak memilih berkuda
Dia digelari insan pemata
Karena mata berfungsi ganda
//
Sungguh indah pantai muara
Rasa hati tak ingin beranjak
Bisa paham orang bicara
Karena melihat bibir bergerak
//
Ayah sedang mencuci honda
Ditemani Ibu sambil bercerita
Tahu dengan instruksi yang ada
Sebab ketajaman indera mata
//
Yang membosankan ialah menunggu
Yang asyik ialah dicintanya
Dialah individu tunarungu
Yang terbatas indera dengarnya
Pekanbaru, 02 Maret 2021
#Tagur_hari_ke_230
#Belajar_berpantun
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan