Misdayani, S. Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

TAK INGIN KUAKHIRI

Dalam hening malam

Dua wajah polos balita menyayat hatiku

Air mukanya hampa kasih sayang

Saat mereka masih seputih kapas

Tuhan memanggil pahlawannya

Kutatap wajah itu, lagi

Kulakonkan diri menjadi sosok ayah

Namun, tak berarti

Nyatanya aku hanya seorang perempuan

Sejatinya peranku tak dapat diubah-ubah.

Kubelai kedua malaikat kecil itu

Sembari mengusap bulir bening yang jatuh

Dalam hayalku, laskar akan datang

Pada waktunya

Bersama tumbuh kembang mereka

Aku terus bermimpi

Mimpiku tak ingin kuakhiri

Sampai nanti

Hingga gurat wajahnya penuh cinta

Pekanbaru, 25 Maret 2021

#Tagur_menulis_hari_ke_253

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post