BERBUKALAH SEKADARNYA
Waktu berbuka adalah masa yang paling ditunggu-tunggu selama bulan suci ramadan. Ibu-ibu pada umumnya akan sibuk dengan segala menu yang akan dieskekusi. Sedari pagi kepalanya sudah mulai memikirkan akan memasak apa nanti? Tajil apa yang akan disuguhkan untuk anak-anak dan suami tercinta?
Anak-anak tak kalah hebohnya. Menjelang waktu berbuka, dapur adalah tempat yang paling sering dikunjungi. Bolak-balik melihat sang ibu memasak dan menyiapkan sajian menu berbuka. Mengintip ke dalam tudung saji, mengedus aroma segala makanan di dalamnya. Sungguh menjadi mementum tersendiri. Moment menjelang berbuka. Masa yang paling membahagiakan selama bulan ramadan.
Tak heran, orangtua khususnya ibu-ibu menyiapkan yang terbaik untuk keluarga. Meski juga dalam keadaan berpuasa, ia akan mengorbankan jasanya sedemikian rupa untuk menyiapkan menu berbuka terbaik. Walaupun tak jarang juga memilih cara praktis dengan membelinya.
Seringkali, kita collaps ketika menyiapkan dan membeli menu berbuka. Seakan semua akan habis dimakan. Segalanya dimasak, dibeli. Melebihi kemampuan semua anggota keluarga untuk memakannya. Nasi beserta lauk pauk yang sudah menjadi menu wajib, ditambah pula dengan menu tajil yang membludak. Ada lotek, gorengan, es buah, kurma, martabak dan lain sebagainya. Akankah semuanya dimakan? Jika iya? Tidakkah terlalu berlebihan?
Padahal Nabi Muhammad saw mengajarkan kita untuk tidak berlebih-lebihan, termasuk perkara makan. Bukankah panutan kita itu tidak menyukai umatnya yang; 1. Terlalu banyak makan, 2. Terlalu banyak bicara, dan 3. Terlalu banyak tidur. Maka alangkah baiknya jika kita mampu mengontrol diri dari keinginan membeli, memasak dan menyiapkan tajil secara berlebihan.
Berbuka dan makanlah sekadarnya. Selama merasa yakin untuk menghabiskannya. usahakan tidak ada makanan yang berlebih yang akhirnya terbuang. Bukankah itu mubazir? Dan kita semua tahu bagaimana Allah tidak menyukai perbuatan itu. Semoga dengan mampu mengontrol diri dan menahan nafsu ketika berbuka puasa kita termasuk kedalam umat yang dicintai-NYA. Aamiin
Pekanbaru, 15 April 2021
#Tagur_Hari_Ke_276
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan