SAYEMBARA RAMADAN
Setiap puasa ramadan, selalu saja ada sayembara yang diadakan oleh keluarga besar kami. Kali ini adalah yang "ter." Ya terbanyak jenisnya pun terbanyak nominal materi yang didapatkan. Sayembara yang dimaksud adalah program kegiatan ibadah yang dilakukan selama bulan penuh berkah ini.
Pesertanya adalah anak-anak dan semua kemenakan yang belum baliq. Entah siapa yang memulai, hingga kini menjadi kebiasaan yang tak terlupakan. Program itu berupa salat wajib yang dikerjakan berjamaah, dilanjutkan salat tarawih, salat tahajjud, tadarus, murajaah, hingga bacaan surah pendek. Setiap amalan akan dinilai sesuai kemampuan yang mengadakan sayembara. Misalnya hafal salah satu surah pada juz 30 dengan jumlah ayat sama dan kurang dari 10 mendapat uang sebesar Rp. 10.000 dan seterusnya.
Lalu apa hikmahnya? Tidakkah cara ini salah? mengajarkan anak-anak agar beribadah demi uang?
Menurut saya tidak sama sekali. "Bisa karena biasa" maka sejak dini kita perlu membiasakan kebiasaan-kebiasaan baik ini pada anak-anak. Program yang kami adakan hanyalah sebuah motivasi agar kegiatan ini menjadi kebiasaan. Kebiasaan yang lama kelamaan tumbuh, lalu berakar. Menancap jauh ke dasar.
Para orangtua tidak saja memantau dan mengawasi, tapi turut melakukan kegiatan amalan ibadah. Sehingga anak merasa tidak disuruh, melainkan meniru apa yang dilakukan orang-orang di sekitarnya.
Bila kegiatan ini sudah menjadi kebiasaan, maka suatu ketika, terasa ada yang kurang bila kita tidak melakukannya lagi. Itulah mengapa perlu suatu motivasi agar perbuatan baik itu dibiasakan sejak dini. Tentunya seiring usia yang terus bertambah, orangtua berkewajiban terus memberi pemahaman, bahwa beribadah semata-mata hanya karena Allah.
Pekanbaru, 14 April 2021
#Tagur_hari_ke_274
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan