MENYAMBUT IEDUL FITRI
Ramadan ini, negeri kita masih diselimuti musibah Covid-19. Kembali segala rutinitas lebih banyak dilakukan di rumah, sama seperti tahun lalu. Meski ibadah salat tarawih ada kelonggaran pada tahun ini. Boleh dilaksanakan di mesjid dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Juga waktu ceramah yang dibatasi hanya 15 menit.
Upaya pemerintah melindungi negeri ini berlanjut pada larangan mudik. Segala upaya dilakukan agar masyarakat patuh dengan aturan ini. Mulai dari pemasangan portal, juga pos-pos jaga pada titik-titik tertentu.
Larangan ini, secara kasat mata pastinya membuat kita sedih. Di hari nan fitri tak dapat berkumpul dengan keluarga. Sungguh nelangsa. Tapi, semua dilakukan serta diputuskan dengan pertimbangan, yang tentu saja demi kebaikan kita semua.
Lalu, apa yang kita lakukan menyambut lebaran ini? Bila lebaran sebelum Corona menyerang, biasanya banyak hal yang dipersiapkan, seperti: memasak kue, mengatur scedule mengunjungi keluarga dan lain-lain. Nah, apa kabar tahun ini?
Menurut saya, tiada yang salah dengan membuat kue. Di hari kemenangan, setelah kita berhasil menahan haus dan lapar sebulan penuh, pantas dan layak kita rayakan dengan makan kue sekadarnya. Niatkanlah untuk keluarga kecil, bukan semata untuk para tamu.
Mengunjungi keluarga, bisa diganti dengan silaturahmi secara virtual. Mengatur jadwal sedemikian rupa untuk bersua pada aplikasi zoom dan sejenisnya, bisa dilakukan sejak sekarang. Andai pertemuan virtual dilakukan serius, benar-benar menyiapkan waktu, tanpa menyambinya dengan pekerjaan lain. Maka silaturrahmi akan terjalin efektif. Kita bisa fokus saling menyapa dan bercerita. Tentu ada sensasi Berbeda dengan tatap muka langsung. Namun, apapun bentuknya, semoga tidak merubah arti silaturrahmi sesungguhnya.
Semoga Corona enyah
Semoga kita hidup normal kembali
Pekanbaru, 04 Mei 2021
#Tagur_Hari_Ke291
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan