SENI MENULIS KREATIF
SENI MENULIS KREATIF
Beberapa penulis yang baru saya kenal melalui media sosial sangat banyak. Apalagi setelah mengikuti kelas-kelas menulis. Ada yang tidak ingin saya lewatkan novel-novelnya, ialah Patrick Kellan. Setiap novelnya selalu menyorot kehidupan sehari-hari yang banyak terjadi, bahkan hampir dialami setiap orang. Namun cara dia menyajikan sangat berbeda. Setiap karakter tokoh punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi tidak ada tokoh yang terlalu baik atau terlalu jahat. Konflik biasanya muncul dari perasaan, etika, atau pandangan sosial di masyarakat. Tak kalah menariknya novel-novel karya Patrick Kellan ini selalu sarat nilai moral. Inilah yang paling saya dari cara menulis seorang Patrick Kellan.
Lain lagi, Eko Prasetyo. Pimpinan Redaksi Mediaguru Indonesia. Memang pantas dan layak jabatan itu disandangnya. Tulisannya yang sesungguhnya berat bisa terlihat ringan. Yang sejatinya serius bisa berakhir kocak di akhirnya. Selalu ada twist yang tidak kita sangka-sangka. Itulah yang aku suka dari karya seorang Eko Prasetyo. Setiap membaca tulisannya, aku selalu menyiapkan diri dengan "ada apa di akhirnya" yang dijadikan sebagai kalimat penutup.
Seorang guru SD sekaligus ibu dua anak, Nisa Yustisia. Aku mengenalnya melalui sebuah kelas menulis. Di kelas itu beliau adalah seorang pemateri sekaligus kurator naskah-naskah yang masuk. Nah, tulisannya juga sangat kusuka. Semua tulisannya selalu masuk logika. Tulisannya lebih banyak menyorot kehidupan anak-anak, kebiasaan, pola asuh hingga masalah psikologi. Tulisannya juga terkesan ringan tapi mengena. Benar adanya.
Masih banyak penulis-penulis lainnya yang karyanya sangat-sangat luar biasa. Yang dari mereka saya terus belajar agar juga mampu membuat karya master peace.
Setelah saya perhatikan, ternyata mereka yang disebutkan di atas, menulis dengan gayanya masing-masing, ciri khas dan karakternya begitu kuat. Tidak ada yang sama meski yang dibahas boleh jadi adalah hal yang sama. Inilah yang jadi perhatian oleh saya pribadi. Bahwa menulis harus menonjolkan kekhasan dan keunikan diri masing-masing. Baik dari bahasa, cara penyajian dan pilihan diksi. Semoga saya juga bisa seperti mereka.
Pekanbaru, 27 Mei 2021
#Tagur_Hari_Ke309
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan