DUKAMU MENYEGARKAN DUKAKU
Setiap kali harus melayat, maka yang terjadi adalah saya tak mampu menghibur keluarga yang ditinggalkan. Diam, tak mampu bersuara. Melihat mereka yang ditinggalkan orang tersayang. Pedih, sakit yang teramat dalam.
Saya tahu persis bahwa mereka yang menghibur kala itu tiada artinya. Yang terasa hanya duka. Luka. Betapa saat itu yang ditinggalkan merasa seakan dunia berhenti. Kaki seakan tak menginjak tanah. Badan melayang. Dan pikiran bingung. "Kenapa ini terjadi?" "Nyatakan ini untuk saya?" "Tidakkah saya sedang bermimpi?" Dan segala pertanyaan yang berisi penolakan atas berita duka yang menimpa.
Ya, itu saya rasakan, dulu. Tentu juga oleh mereka yang telah kehilangan orang tersayang untuk selama-lamanya. Siapapun. Pasti.
Lalu, ketika kini saya harus datang melayat. Hanya bungkam yang ada. Jangankan menghibur, melihat air matanya saja. Saya ikut mengucur. Lalu sibuk menelan duka yang terasa segar kembali. Seakan nyata kembali. Hidup kembali. Kembali harus menguatkan diri bahwa ini memang terjadi. Ini nyata. Bahkan sudah lama berlalu.
Namun, diluar itu. Pelukan yang saya berikan semoga ada artinya. Bahwa saya tahu dan sangat mengerti apa yang sedang terjadi dan apa yang dirasakan. Silakan, menangislah, berdukalah. Ada kekuatan yang coba saya tularkan melalui pelukan dan genggaman ini.
Untuk para pelayat, bukan berarti kami tidak butuh kedatangan dan hiburan. Itu semua membuat kami sadar bahwa tanpa kalian, duka kami semakin dalam. Entah pada siapa kami akan mengadu.
Pekanbaru, 04 Juni 2021
#Tagur_Hari_Ke324
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan