Muhammad Sultan, S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
PUING-PUING KENANGAN

PUING-PUING KENANGAN

PUING-PUING KENANGAN

Oleh Sultan Chemistry

Di tepian senja yang letih bernapas

Angin lirih mengusap luka di cakrawala

Sepenggal rindu luruh di tepi batas

Menjadi gemuruh di dada semesta.

Jejak-jejak waktu mengukir sunyi

Pada dedaunan yang jatuh tanpa isyarat

Rembulan pun enggan bersaksi lagi

Saat kenangan pecah di ujung hayat.

Kusulam bayangmu di benang pelangi

Namun warnanya luntur dalam gerimis

Malam menidurkan sisa memori

Dibalut sepi yang tak pernah habis.

Matahari pun enggan menatap fajar

Cahayanya enggan menembus kalbu

Hanya puing-puing yang masih mendengar

Isak rindu di ruang waktu.

Biarlah angin membawa serpihan ini

Ke peraduan sunyi tanpa nama

Jika cinta hanya kisah ilusi

Maka biarlah takdir menghapusnya.

Kajang, 12 Februari 2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post