Muhammad Sultan, S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

TAMSIL OMBAK DI NEGERI LA GALIGO

Tamsil Ombak di Negeri La Galigo

 

Di hamparan samudra waktu,

Makassar menjelma bahtera purba,

berlayar di takdir angin timur,

menyusuri jejak syair La Galigo.

 

Di bawah bayang benteng Roterdam,

terukir luka pedang dan janji,

ketika laut berkabung dalam gelombang,

dan tanah bergetar menampung darah.

 

Ayam Jantan dari timur bersuara,

menyibak malam dengan sayap perlawanan,

menjaga pusaka dalam genggaman,

menolak tunduk pada badai penjajah.

 

Riak-riak Losari bercerita lirih,

tentang layar Phinisi yang menari,

membelah samudra menuju cakrawala,

mengabarkan hikayat para pemberani.

 

Wahai Makassar, tanah para pelaut,

tak goyah meski zaman berlari,

tetap tegak bagai pohon lontara,

di jantung Sulawesi yang tak pernah mati.

 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post