MEKANISME REAKSI CINTA
Mekanisme Reaksi Cinta
Di laboratorium rindu, aku menakar asa,
Dalam tabung uji penuh senyawa cinta.
Katalis tatapmu mengawali reaksi,
Mengubah kesepian menjadi eksotermi kasih.
Ion-ion harapan bergerak liar,
Menabrak ruang hampa di orbital kalbu,
Gugus-gugus rindu membentuk ikatan,
Menjadikan kita molekul yang utuh.
Namun cinta tak selalu spontan,
Kadang butuh energi aktivasi kesetiaan,
Agar tak terurai di laju waktu,
Atau teroksidasi oleh prasangka.
Jika pun hadir inhibitor luka,
Biarkanlah enzim maaf menurunkan hambatan,
Agar reaksi tetap berlangsung,
Tanpa kehilangan entalpi kebahagiaan.
Sampai akhirnya kita mencapai keseimbangan,
Di mana hatiku dan hatimu,
Bersenyawa dalam larutan abadi,
Tanpa pernah mengalami dekomposisi.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan