SIMPONI CAHAYA DI LEMBAH NURAINI
Simfoni Cahaya di Lembah Nurani
Ramadhan tiba, fajar menyapa,
menyusup dalam jendela sukma,
menabur embun di taman jiwa,
mendekap rindu pada Yang Esa.
Lapar dan haus bagai ladang kering,
menanti hujan rahmat Ilahi,
dalam dahaga tersimpan kasih,
menjernihkan hati, meluruhkan sepi.
Malam menjelma samudra cahaya,
tadarus berlayar di arus nirwana,
angin doa melesat ke langit,
menyentuh Arasy dalam kidung syahdu.
Lailatul Qadar bagai bintang jatuh,
memijar rahmat seribu bulan,
malaikat menari dalam hening,
mengalirkan ampun bak sungai keimanan.
Ya Rabb, tanamkan cahaya-Mu,
di ladang hati yang haus teduh,
agar Ramadhan tak sekadar berlalu,
tapi bersemi dalam rindu yang syahdu.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan