REAKSI TANPA SUARA
(Reaksi Tanpa Suara)
Oleh: Sultan Chemistry
Aku adalah molekul netral,
yang tak pernah kau ukur dalam spektrometer nalurimu,
mengendap di dasar gelas hati
tanpa pernah menjadi warna dalam larutan cintamu.
Engkau atom bermuatan positif,
menarik elektronegatif rinduku tanpa sadar,
menciptakan medan potensial di dada
yang tak pernah sanggup kutitip pada udara.
Kita tak pernah benar-benar bereaksi,
sebab tak ada katalis pertemuan dalam waktu,
kita hanya zat terlarut dalam bejana takdir,
menunggu suhu yang cukup untuk melebur pilu.
Diamku adalah kesetimbangan tak bergeser,
di mana rindu dan takut terlarut sempurna,
dalam campuran emosi yang tak kau deteksi,
karena cinta ini tersembunyi dalam ikatan Van der Waals yang rapuh.
Tiap senyummu adalah nyala api,
yang membakar potensial energi hatiku,
tapi aku tetap dalam fasa diam,
menghindari eksoterm luka yang mungkin membara.
Namun dalam diam ini, aku tetap menulis,
rumus cinta pada dinding tabung waktu,
dengan tinta ion harapan yang tak pernah luruh
oleh tekanan rindu dan suhu cemburu.
Jika suatu hari takdir mengubah jalur reaksi,
dan kita bertemu dalam ruang resonansi,
izinkan aku menjadi molekul yang kau terima,
tak lagi diam… tapi berikatan selamanya.
Bulukumba, 26 Mei 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan