PERTEMUAN DENGAN KEKASIHNYA
Pertemuan dengan Kekasih-Nya
Aku adalah angin yang mengembara, menanggung wangi-Nya yang tak terucap. Dalam setiap desirku, ada nama yang kusebut tanpa suara, ada cahaya yang kucari dalam gelapku sendiri. Aku meniti malam bagai pujangga mabuk, menenggak cinta dari cawan rahasia yang disimpan langit ketujuh.
Waktu kehilangan makna ketika aku mengetuk pintu-Mu. Jam-jam membeku di pelataran fana. Tak kutemui Engkau dengan mata, tapi dengan peluh rindu yang menetes dari ubun-ubun kalbu. Aku terjerembab dalam samudra yang tak mengandung air—hanya gelombang cahaya yang membasuh luka-luka jiwaku.
Aku menari dalam bayang-Mu, sementara dunia terbakar menjadi debu tak berarti. Aku bukan siapa-siapa—hanya sebutir zarrah, partikel cinta yang menari mengelilingi pusat-Mu. Dan Engkau adalah Matahari segala hasratku, menghanguskan setiap hijab yang memisahkan antara aku dan Kau.
Ketika Engkau hadir, aku lenyap. Aku yang dulu penuh nama, kini hanyalah getar tak bernama di dalam Diri-Mu. Lidahku kelu, namun ruhku bersyair. Tak ada bahasa selain cinta. Tak ada arah selain menuju-Mu. Engkau adalah Awwal dari seluruh awal, dan Akhir dari setiap duka. Engkau yang menciptakan luka agar aku belajar kembali ke pelukan-Mu.
Aku cium wujud-Mu di wajah segala: pada hujan yang menyapa rerumputan, pada gemuruh langit, pada diamnya batu. Segalanya berbicara tentang-Mu—bahkan sunyi pun menyebut nama-Mu dengan suara paling merdu. Dan ketika aku bersimpuh dalam sajadah air mata, Engkau datang tak dengan bentuk, namun dengan rasa yang menggetarkan langit jiwaku.
Cinta-Mu bukan untuk dipahami. Ia untuk ditenggelami. Aku telah lebur. Aku telah mati—dalam hidup yang sebenar hidup. Kini aku tak menginginkan surga, selain Engkau. Tak berharap pahala, selain Dikau. Sebab, pertemuan dengan-Mu telah menghapus semua selain cinta itu sendiri.
Bulukumba, 10 Juni 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
