TITIAN HIDUP
Titian Hidup
Kutiti sunyi di jembatan takdir,
langkah renta digiring dzikir.
Dosa berdesak di ujung cahaya,
rahmat-Mu tetap membuka jendela.
Langit sajadah, bintang tasbih,
angin mengalirkan firman yang bersih.
Aku debu di gurun makna,
mengeja arah di peta fana.
Tuhan...
Jika rahmat-Mu masih sudi singgah,
aku rela jatuh asal menuju-Mu.
Bulukumba, 03/06/2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
