BELENGGU CINTA
Judul : BELENGGU CINTA
Penulis : Muhammad Sultan
Aku mencintaimu
seperti akar mencintai tanah—
tak terlihat
tapi menggigil menahan perih.
Kau tumbuh di dadaku
bukan sebagai bunga
melainkan duri
yang tak pernah ingin gugur.
Cinta ini
bukan taman
melainkan lorong
di mana bayangmu menatapku
tanpa wajah.
Aku ingin bebas,
tapi namamu telah menjelma rantai
menyusup ke nadi
mengikat napas
dengan sunyi.
Bulukumba, 3 Juli 2025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan